Tampilkan postingan dengan label SingApoRe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SingApoRe. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Desember 2010

TeMpaT BeLanJa MeNariK Di SinGapurA

Meskipun ukurannya kecil, Singapura menawarkan jauh lebih banyak daripada apa yang terlihat. Singapura yang selalu sibuk setiap jamnya dengan kehidupan kota adalah tempat menarik yang tak habis akan makanan, berbelanja, dan kehidupan malam. Ini bukanlah tempat yang asing. Orchard Road menjadi favorit penduduk setempat dan orang asing karena banyaknya pertokoan yang melayani berbagai kelompok konsumen. Daerah CBD sibuk karena mal-mal besarnya, restoran dan kafe seperti Suntec City dan Marina Square. Unearthing Asia mencari tempat belanja terbaru yang menarik, juga berbagai tempat tersembunyi yang memberikan pengalaman belanja khas Singapura.




313@Somerset

Sejak membuka pintunya pada November tahun lalu, mal delapan lantai ini telah menjadi sangat populer di kalangan penduduk setempat, terutama dengan merek ritel favorit seperti Forever 21, Zara dan Cotton On di fasad pintu depannya. Forever 21 menguasai empat tingkat dan Zara memiliki tiga tingkat, keduanya membuat kaum Hawa bersemangat dengan koleksi pakaian mereka. Uni-Qlo dari Jepang dan toko musik populer HMV juga membuka cabang di sana, bersama merek populer lain seperti Esprit, Mango dan Lacoste. Terletak tepat di atas stasiun MRT Somerset, 313@Somerset juga memiliki tiga tingkat basement yang diisi restoran, bar dan tempat makanan ringan, menawarkan pilihan yang memenuhi keragaman selera. Tepat di samping 313@Somerset, Orchard Central merupakan tambahan bagi jajaran mal baru. Mal ini merupakan mal vertikal tertinggi di Singapura, bagi pembelanja yang ingin bergaya dengan merek-merek Eropa, dari lingerie bsc sampai tas DZ. Lampu menerangi fasad depan toko pada malam hari, sebuah pemandangan tersendiri yang pasti akan menarik perhatian orang banyak.



VivoCity

VivoCity tampil sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Singapura yang menawarkan pengalaman holistik gaya hidup. Dengan bioskop multipleks terbesar, amphiteater di atap, lokasi yang dekat air dan gerbang ke Sentosa Island, VivoCity adalah tempat menyatunya gaya hidup, hiburan, ritel dan makanan internasional. Toko Gap pertama di wilayah Asia Tenggara buka di VivoCity, bersama dengan merek Eropa lain seperti Club Marc dan River Island. Keluarga dan anak-anak menghabiskan akhir pekan mereka di atas atap mal, menikmati percikan dari air, sedangkan stasiun monorel Sentosa Express penuh dengan penyuka pantai, siap menghabiskan hari di bawah terik matahari.



Haji Lane

Berpindah dari Orchard Road, Haji Lane menarik Anda dari hiruk-pikuk gaya belanja kosmopolitan menuju surga kecil yang terpencil tempat para hipster lokal dan fashionista berkumpul. Merek desainer lokal dan karya-karya seni berserakan di sepanjang jalur satu arah dengan ruko linier yang saling berhadapan, semuanya menyimpan desain unik karya perancang pemula. Sangat sering, ini adalah tempat inspirasi bagi mereka yang antikemapanan dan tempat belanja ideal bagi mereka yang mencari individualitas serta gaya. Dengan lebih dari 20 toko, Anda pasti akan menemukan harga karun di tempat favorit para mahasiswa seni lokal dan orang kreatif muda. Haji Lane membawa Anda kembali ke masa Singapura tempo dulu, menawarkan pengalaman belanja yang unik dengan suasana nostalgia. Banyak pasangan yang menjadikan tempat ini sebagai latar foto pranikah mereka.




Ann Siang Rd & Club St

Jika Anda tertarik akan mode terbaru, jangan lewatkan Ann Siang Road dan Club Street. Tempat perburuan kecil ini berada jauh ke dalam area Chinatown. Di sini anda akan menemukan berbagai merek lokal, seperti Asylum dan Style:Nordic. Dari luar, Anda akan merasakan eksotisme rumah toko dari masa sebelum perang yang dipertahankan demi daya tarik oriental masa lalu. Namun, jika Anda melangkah masuk toko, maka Anda akan melihat sebuah butik yang menawarkan kreasi dan desain lokal terbaik. Pengalaman belanja di sini sangat elegan dan penuh petualangan, perpaduan warisan tradisional China dengan penawaran gaya kontemporer.



Bugis Village

Bugis dikenal karena kesibukan manusianya dan lalu lintas padat tanpa akhir yang melaluinya. Menambah daftar kesibukan kawasan itu adalah Bugis Village, tempat berbelanja murah bagi penduduk lokal maupun turis. Dengan ratusan tenda kios di sepanjang ruko yang menjual pakaian, CD, jam tangan, tas dan aksesoris, Bugis Village bazaar belanja nomor satu di Singapura, di mana Anda dapat menemukan produk murah dan terjangkau. Kios-kios terpisah secara sempit, sehingga Anda harus lincah menyelip, aktivitas yang dapat menghidupkan pengalaman belanja. Ini adalah esensi Bugis Village - bising, lingkungan yang ramai oleh pembeli untuk melakukan tawar-menawar demi mendapatkan harga terbaik. Tidak jauh dari Bugis Village terdapat Iluma, pusat perbelanjaan sepuluh lantai yang baru saja dibuka dan tidak hanya fokus pada pengalaman belanja ritel, tetapi juga seni pertunjukan dan hiburan.

credit : yahoo.co.id
           

Sabtu, 11 Desember 2010

LoKaSi MeNyeLaM MenakJuBkaN InDonEsiA

Lebih dari 5 juta meter persegi perairan mengelilingi negara kepulauan Indonesia. Tidak diragukan lagi, Indonesia menjadi tempat bernaung bagi ratusan bahkan ribuan spesies makhluk bawah air dan gugusan karang yang indah dan berwarna-warni. Pastinya negara ini menawarkan banyak lokasi penyelaman yang merupakan impian kebanyakan penyelam.

Akibat keadaan politik yang sering bergejolak dan peringatan untuk wisatawan yang biasanya terlalu berlebihan, Anda akan jarang menemukan negara ini dalam daftar perjalanan kebanyakan turis. Untungnya bagi wisatawan yang berani dan berjiwa petualang, ini berarti lebih sedikit turis dan lebih banyak ketenangan, sehingga Anda lebih dapat menikmati keindahan sesuka Anda. Berikut adalah daftar dari delapan tempat menyelam yang menakjubkan di Indonesia.

 
Photo credits - jensen_chua & Roro Fernandez

Pulau Bintan, Riau

Mungkin ini adalah pulau yang paling mudah dicapai dari luar Indonesia, tempat penyelaman ini hanya satu jam dari kebisingan Singapura. Pulau ini memiliki hamparan pantai berpasir putih sepanjang 18 km dengan kehidupan lautnya yang kaya, serta beragam lokasi menyelam untuk Anda nikmati.

Tidak jauh dari garis pantai sebelah utara, terdapat ngarai kecil sedalam 8 meter dengan dasar yang rata, sangat cocok untuk Anda yang baru pertama kali belajar scuba diving. Tempat unik lainnya adalah lokasi kapal karam, Anda dapat mengeksplorasi sisa-sisa kapal tanker tua yang karam bertahun-tahun lalu di kedalaman laut.

 
Photo credits - tjhinn & Ria Qorina Lubis

Kepulauan Seribu, Jakarta

Area unik ini terdiri dari ratusan pulau kecil (makanya dilebih-lebihkan jadi 'Kepulauan Seribu'), adalah tempat wajib bagi penyelam asal Jakarta. Dari bermacam pulau tersebut, beberapa yang terkenal yaitu Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil, Karang Bongkok, Pulau Sepa dan Pulau Pantara.
Pulau Seribu sangat mudah dicapai, Anda hanya perlu menyewa speedboat dari Marina atau kapal nelayan dari satu dari sekian pelabuhan. Hanya sekitar satu atau dua jam dari Jakarta, Anda akan bisa menyelam sepuasnya. Beberapa pulau yang lebih besar
menyediakan akomodasi lebih baik sekelas resort dan villa, tetapi Anda butuh menyewa kapal untuk mencapai pulau-pulau kecil – tempat karang-karang indah berada!



Photo credits - Gage Batubara

Karimun Jawa, Jawa Tengah

Bagian lain dari Laut Jawa yang juga merupakan surga bagi para penyelam adalah sebuah pulau di seberang laut dari Semarang, Jawa Tengah. Tempat ini, disebut Karimun Jawa, merupakan rangkaian 27 pulau kecil dikelilingi oleh laut yang kaya akan gugus karang biru Acropora. Para penyelam dapat menjelajahi sisa-sisa dari Indonour, sebuah kapal pedagang kuno yang karam pada 1955. Suguhan tambahan di sini adalah beragam penyu laut yang ditetaskan di taman perlindungan alam.

 
Photo credits - degi

Pulau Derawan, Kalimantan Timur

Sekitar 50 mil dari Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sebuah area yang meliputi pulau-pulau kecil. Tempat ini dipenuhi dengan gugusan koral spektakuler dan gua bawah laut untuk penjelajah berjiwa petualang. Derawan memiliki lebih dari 17 lokasi penyelaman, tiap lokasi memiliki atraksi unik tersendiri untuk Anda nikmati. Beberapa tempat yang terkenal adalah Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban dan Pulau Maratua.

Di Pulau Sangalaki Anda dapat menemukan pari elang, pari, hiu macan dan sotong. Setiap malam Anda bisa melihat penyu hijau raksasa menetaskan telur di pulau ini. Atraksi utama Pulau Kakaban adalah danau air asin yang dihuni oleh ubur-ubur yang tak menyengat dan ikan gobi. Sementara di Pulau Maratua, Anda akan menemukan banyak ikan berukuran besar seperti barakuda, tuna dan mackerel. Turis bahkan sempat melihat hiu kepala martil dan sampai delapan spesies paus di sini.


 
Photo credits - smulan77 & thejerk

Pulau Komodo, Flores

Pulau ini biasanya dikenal karena menjadi tempat bermain bagi komodo, spesies kadal raksasa. Untuk scuba diving, Pulau Komodo juga memiliki sejumlah lokasi penyelaman terbaik di negeri ini. Dari Sebayour Kecil, Pulau Tengah Kecil dan Pantai Merah menawarkan beragam atraksi bawah laut seperti beragam mackerel, kod dan ikan kerapu.

Di Pantai Merah, tidak jauh dari pantai, Anda akan menemukan 5 meter turunan penuh ikan berwarna-warni. Terdapat lebih banyak lokasi penyelaman di pantai bagian barat dari Flores seperti, Pulau Tatawa, Pulau Tatawa Kecil, Pulau Rinca dan Pulau Nusa Node.

Photo credits - Saylow's & whitecat-singapore

Nusa Penida, Bali

Pulau Nusa Penida, berlokasi di timur Bali, merupakan lokasi terkenal untuk penyelam lokal maupun internasional. Sekitar satu jam dari Bali, pulau ini memiliki beberapa gugusan karang yang sangat sehat, yang jelas terlihat pada kedalaman 15 sampai 30 meter.

Bagi pemula, trdapat bermacam lokasi penyelaman di pantai sebelah timur pulau ini yang cocok untuk dijelajahi. Pada pantai sebelah selatan terdapat Blue Corner, Nusa Lembongan dan Gamat, lebih tepat untuk penyelam berpengalaman yang mencari tantangan. Ikan matahari sering terlihat di Teluk Crystal sementara manta birostris merupakan pemandangan biasa di Manta Point.

 
Photo credits - naturemandala & Erwin Kodiat

Bunaken, Sulawesi Utara

Tempat ini merupakan lokasi penyelaman terkenal yang memiliki reputasi internasional lebih baik dari lainnya, terdiri atas pulau-pulau kecil seperti Pulau Sialdoen, Gangga, Mantehage, Nine dan sebuah gunung tua di tengah laut, Manado Tua. Snorkeling dan
menyelam sangat terkenal di sini dengan lebih dari enam belas titik penyelaman tersebar di seluruh area pulau-pulau. Bunaken memiliki lekukan sedalam 30 meter, tempat tinggal beragam spesies ikan dan kehidupan laut lainnya. Penampakan hiu adalah hal yang biasa, jadi berhati-hatilah!

 
Photo credits - CW_Ye

Selat Lembeh, Sulawesi Utara

Masih di Sulawesi Utara ada ikon lain dunia penyelaman, Selat Lembeh. Lokasi ini terkenal secara internasional dengan keragaman biota lautnya yang hanya ada di tempat itu. Di sini anda akan dapat menemukan gurita mimic, kuda laut pygmy, sotong, dan frogfish berambut. Tempat ini merupakan surga untuk fotografi bawah laut dan sering disebut “Kiblat dari Fotografi Makro”. Bagaimanapun juga tetap waspada, keindahan Selat Lembeh diperuntukkan bagi penyelam yang berpengalaman.

credit : yahoo.com

Jumat, 12 November 2010

2011: TaHuN KomPuTer TabLeT



Belakangan ini perangkat komputer tablet mulai masuk ke Indonesia. Dengan mudah kita temukan iklannya di billboard, koran dan juga majalah. Perangkat bergerak dengan kemampuan luar biasa ini mulai menjadi fenomena ketika Apple merilis produk tablet iPad.
Semenjak itu sejumlah orang, terutama di Jakarta, mengutarakan keinginannya untuk memiliki iPad. Tak lama setelah diluncurkan di Amerika, iPad-pun mulai terlihat di beberapa tempat di Jakarta.
Dan kini, saya lebih sering melihat orang menggunakan iPad di Jakarta daripada di Singapura dan kebanyakan diantaranya membeli iPad di Singapura karena belum dirilis secara resmi di Indonesia.
Setelah fenomena iPad, berbagai produsen lain pun mulai perlahan memasuki arena pertarungan komputer tablet dengan berbagai macam fitur unggulan. Bahkan beberapa minggu lalu, 1000 unit komputer tablet habis terjual dalam waktu 3 jam di sebuah bilangan mal di daerah Senayan.
Antusiasme pecinta gadget di Jakarta sepertinya luar biasa dalam menyambut kehadiran perangkat komputer mobile ini. Benar-benar sebuah pasar yang bergairah. Dan tentu saja, para vendor mulai melirik Indonesia sebagai pasar yang amat potensial untuk produk gadget terutama komputer tablet.
Indonesia memang memiliki hubungan khusus dengan perangkat bergerak, mulai dari populernya laptop pada tahun 2006 keatas, perangkat telepon pintar tahun 2009 ke atas dan kini ada kemungkinan 2011 menjadi tahunnya komputer tablet di Indonesia.
Perangkat statis seperti komputer desktop sendiri tidak begitu populer di kalangan end-user di Indonesia, justru selalu lebih memilih perangkat yang mobile daripada yang statis.
Dan selain perangkat besutan Apple, kini berbagai vendor mulai melirik Android sebagai salah satu alternative yang terus mengejar ketertinggalannya dengan iOS dari sisi fitur, kecepatan dan efektifitas serta efisiensi perangkat.
Dan, berhubung Android merupakan proyek Open Source, maka bisa membantu vendor untuk menekan harga untuk lisensi OS dan fokus di membangun perangkat keras yang lebih baik. Harganya pun bisa bervariasi tergantung dari perangkat keras di dalamnya, strategi yang hampir sama dengan perangkat telepon berbasiskan Android.
Satu hal yang pasti, tahun depan Apple iPad akan menghadapi persaingan yang keras dari vendor lain seperti Samsung, Sony, HP dan masih banyak lagi yang berniat untuk terjun ke arena persaingan komputer tablet. Sebuah persaingan bisnis kelas dunia yang pastinya akan makin memanas dan layak untuk diperhatikan.

credit : yahoo.com

Senin, 25 Oktober 2010

SeManGat dAn KerJa KerAs AgnEs MoniCa PaTuT DiTirU







Agnes Monica
Agnes Monica dipastikan menjadi salah satu pembawa acara ajang American Music Awards (AMA) 2010 yang digelar pada 21 November mendatang di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat
Agnes Monica
Nama Agnes Monica kembali hangat diberitakan beberapa pekan terakhir. Bukan karena gosip asmara atau skandal, tapi prestasinya. Agnes Monica dipastikan menjadi salah satu pembawa acara ajang American Music Awards (AMA) 2010 yang digelar pada 21 November mendatang di Nokia Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat.

Gengsi dan reputasi ajang tersebut memang masih di bawah Grammy Awards. Tapi jika dilihat beberapa tahun terakhir, nama-nama musisi yang tampil, yang meraih penghargaan hingga jumlah penonton televisi, AMA bisa dibilang sebagai salah satu ajang penghargaan musik yang terbaik bukan hanya di Amerika Serikat, tapi juga di dunia.

AMA juga menjadi referensi bagi banyak pihak dalam melakukan survey selera musik khalayak hingga tempat memunculkan tren bermusik dan juga fesyen. Maka sah-sah saja jika pencapaian Agnes ini sebuah prestasi membanggakan, bukan hanya untuk pribadi, tapi juga nama Indonesia. Jangan lupa, perempuan kelahiran 1 Juli 1986 ini direncanakan juga akan menyanyi di AMA 2010.

Selain Agnes ada beberapa seleb terkenal yang ikut menjadi pembawa acara AMA 2010, seperti Danny Gokey, peringkat tiga American Idol musim ke-8.

Sejak beberapa tahun terakhir, Agnes sudah berikrar ingin menancapkan kukunya di level internasional. Agnes merasa menjadi artis cilik, presenter televisi, pemain sinetron dan penyanyi di level Indonesia tidaklah cukup.

Tidak mudah memang, karena industri hiburan di beberapa negara, terutama Amerika Serikat, dikenal sangat fanatik. Mereka lebih suka artis produk dalam negeri, dibanding artis luar negeri, meski yang bersangkutan menarik, berbakat dan juga berprestasi.
Agnes menunjukkan kalau artis Indonesia sebenarnya punya talenta dan bakat untuk bisa sukses di level internasional. Tinggal bagaimana para artis dan manajemennya bisa menjaga semangat dan konsistensi untuk meraih kesuksesan di level internasional


Tak heran jika band asal Irlandia, The Corrs, masih dipandang sebelah mata oleh industri musik dan khalayak di Amerika Serikat. Padahal di Asia, Eropa dan kawasan Inggris Raya, The Corrs populer bukan main.

Meski begitu semangat dan keuletan Agnes tak pernah kendur. Tak lama setelah berkoar akan 'go international', mantan pembawa acara 'Tralala-trilili' ini menjadi obyek kritikan infotainment dan beberapa media tanah air. Penyebabnya karena bukti 'go international' Agnes Monica belum juga tampak.

Tak lama setelah itu, tanda-tanda Agnes bakal eksis di luar negeri mulai terlihat. Agnes dikabarkan bermain di sebuah serial Taiwan berjudul 'The Hospital' (2006) bersama aktor top negeri tersebut, Jerry Yan. Jerry Yan populer di Indonesia dengan grup 'F4'. Lalu Agnes juga ikutan terlibat di serial 'Romance in the White House' bersama aktor Peter Ho.

Meski peran Agnes tidak signifikan di serial itu, ia tetap bangga.

Setelah itu beberapa kali Agnes juga tampil sebagai pembawa acara maupun pengisi acara di beberapa ajang di sejumlah negara ras kuning. Hingga akhirnya ditunjuk menjadi salah satu pembawa acara AMA 2010.

Ini semua membuktikan kalau Agnes memang tak pernah surut untuk mencapai cita-citanya. Padahal jalan yang dilalui sangat sulit, kritikan yang dihadapi sangat tajam serta saingan yang menghadang tidak main-main.

Agnes juga menunjukkan kalau artis Indonesia sebenarnya punya talenta dan bakat untuk bisa sukses di level internasional. Tinggal bagaimana para artis dan manajemennya bisa menjaga semangat dan konsistensi untuk meraih kesuksesan di level internasional. Selain tentunya modal finansial yang tidak sedikit.

Selain Agnes, band Slank juga pernah mencoba peruntungannya di Amerika Serikat. Tapi hingga kini hasilnya tidak terlihat sama sekali.

Artis Indonesia baru bisa 'menguasai' pasar di negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam dan sebagian kecil Australia. Itu juga hanya beberapa band dan penyanyi saja.

Sudah saatnya orang luar lebih sering mendengarkan nyanyian atau petikan gitar artis Indonesia. Atau melihat akting anak bangsa di level internasional. Karena Indonesia memiliki akar dan selera berbudaya yang tinggi yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
 
credit : yahoo.com
          

Senin, 20 September 2010

FITRA: AnGgarRan PresidEn ke LuaR NeGeRi PaLinG TinGGi

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran mengatakan justru anggaran ke luar negeri tertinggi adalah untuk perjalanan dinas Presiden yang mencapai sekitar Rp 179,034 miliar. Menurut Sekretaris Jenderal FITRA, Yuna Farhan, hal tersebut berbanding terbalik dengan pernyataan presiden yang menginginkan adanya penhematan anggaran. "Presiden bilang belanja perjalanan harus dihemat-hemat. Padahal dia yang paling besar," katanya dalam jumpa pers di Bakoel Koffie, Cikini, hari ini (19/9). 
Besarnya anggaran tersebut, lanjut Yuna, dikarenakan dalam setiap perjalanan dinasnya Presiden menggunakan pesawat carteran beserta rombongannya. Padahal anggaran itu bisa dikurangi jika presiden menggunakan pesawat komersil. "Beberapa kepala negara, seperti di Singapura, masih menggunakan pesawat komersil dalam melakukan perjalanan dinasnya," kata Yuna.
Dalam kesempatan yang sama, Uchok Sky Kadhafi, Koordinator investigasi dan advokasi Sekretariat Nasional FITRA mengatakan, anggaran perjalanan dinas Presiden ke luar negeri di RAPBN 2011 sekitar Rp 180,865 miliar. Anggaran itu belum ditambah dengan rencana Presiden untuk membeli pesawat 737-800 boeing business jet 2 di 2011 yang anggarannya sekitar US$ 85,4 juta.
Rencana anggaran pembelian pesawat itu, terang Uchok, berbeda dengan harga pesawat tersebut. Menurut dia, untuk jenis pesawat yang sama lengkap dengan interiornya pernah dibeli oleh seseorang kaya raya di India dengan harga 70 juta dolar Amerika. "Rencana anggaran yang 85,4 juta dollar Amerika itu hanya pesawatnya saja. Belum interiornya, segala macamnya," ujar dia.
Menanggapi soal rencana pembelian pesawat tersebut, Yuna mengatakan, logika yang digunakan pemerintah itu merupakan logika terbalik. Pasalnya pembelian pesawat itu diharapkan untuk menghemat anggaran pencarteran pesawat saat Presiden ke luar negeri. Padahal dia menganggap jika Presiden menggunakan pesawat komersil maka anggarannya akan jauh lebih sedikit.
"Dia (Presiden) bilang harus hemat, tapi dia melakukan itu. Padahal 1/3 APBN kita ini untuk utang, dana untuk kemiskinan dan bos itu asalnya dari utang. Ini kan menyakitkan publik. Uang rakyat yang dari pajak itu kan harusnya untuk memberantas kemiskinan ini malah justru digunakan para elit-elitnya ke luar negeri," tutur Yuna.


credit : yahoo.com
            tempointeraktif