Rabu, 05 Januari 2011

VataLLa-SanG PeLinDunG, SeRiaL AniMaSi PeRinTis KarYa AnaK BanGsA

Happy New Year 2011!!~~

di awal tahun ini, ada kabar yang cukup menarik lho..
munculnya serial animasi karya anak Indonesia..
nih beritanya..

Anak-anak Indonesia selama beberapa tahun terakhir lebih mengenal serial animasi 'Upin dan Ipin' produksi Malaysia. Meski ceritanya mendidik dan kebudayaan yang diusung tak jauh berbeda dengan nilai-nilai di Indonesia, toh tetap saja animasi tersebut buatan orang luar.

Lama sebelum 'Upin dan Ipin' berseliweran di televisi lokal,
anak-anak Indonesia sudah akrab dengan kartun dari Jepang,
seperti 'Doraemon' atau 'Crayon Sinchan'. Hingga karakter-karakter lucu asal Negeri Paman Sam

seperti Donal Bebek, Miki Tikus, Casper atau Scooby Doo.

Mencerna animasi atau karakter buatan negeri lain bisa membuat anak-anak Indonesia kehilangan identitas. Anak-anak akan terbawa kepada emosi atau sifat-sifat dari karakter animasi asing yang sebenarnya belum tentu cocok dengan kepribadian bangsa ini.

Meski tak dapat kita pungkiri kalau animasi asing lebih menghibur dan ada juga yang memiliki nilai-nilai edukasi.

Namun kini muncul serial animasi buatan putra bangsa yang berjudul 'Vatalla-Sang Pelindung'. Serial animasi ini diangkat dari komik lokal Indonesia berjudul Vienetta featuring the Stupid Aliens – Lagu Untuk Foja-, terbitan Koloni, M&C! Gramedia. Serial ini pun sudah tayang di stasiun televisi Trans 7 pada 27-31 Desember 2010 lalu.

Adalah Alfi Zachkyelle, pengarang komik sekaligus sutradara animasi tersebut membuat 13 episode untuk serial ini. Jika Trans 7 dan pemirsanya puas dengan musim pertama serial Vatalla, tak tertutup kemungkinan akan dibuat musim keduanya.

Hadirnya 'Vatalla' tentu membawa optimisme bagi dunia animasi tanah air. Jika sebelumnya para animator kita banyak berkiprah di dunia periklanan, saatnya animasi Indonesia berkibar di negeri sendiri, kalau bisa ke luar negeri.
Penasaran atau belum pernah melihat serial animasi 'Vatalla', kami sajikan cuplikan trailernya:



Nah, udah liat??
gimana menurut kalian??
menurut saya sih, sudah ada kemajuan dari pada animasi2 yang 'kurang' pada salah satu acara di stasiun TV (gak usah sebut merek, oke?)
tapi saya harap sih perkembangan dunia animasi Indonesia gak berhenti sampe sini aja..
mudah - mudahan aja, masih bisa lebih maju lagi, dan Vatalla ini yang bakal jadi batu loncatannya..
maju terus!!!!~~~

credit : yahoo.com
             www.bebekrewel.com
             noizumi.wordpress.com
             sharetv.org
             www.vincentchow.net
             www.disneywallpaper.net

Senin, 20 Desember 2010

TeMpaT BeLanJa MeNariK Di SinGapurA

Meskipun ukurannya kecil, Singapura menawarkan jauh lebih banyak daripada apa yang terlihat. Singapura yang selalu sibuk setiap jamnya dengan kehidupan kota adalah tempat menarik yang tak habis akan makanan, berbelanja, dan kehidupan malam. Ini bukanlah tempat yang asing. Orchard Road menjadi favorit penduduk setempat dan orang asing karena banyaknya pertokoan yang melayani berbagai kelompok konsumen. Daerah CBD sibuk karena mal-mal besarnya, restoran dan kafe seperti Suntec City dan Marina Square. Unearthing Asia mencari tempat belanja terbaru yang menarik, juga berbagai tempat tersembunyi yang memberikan pengalaman belanja khas Singapura.




313@Somerset

Sejak membuka pintunya pada November tahun lalu, mal delapan lantai ini telah menjadi sangat populer di kalangan penduduk setempat, terutama dengan merek ritel favorit seperti Forever 21, Zara dan Cotton On di fasad pintu depannya. Forever 21 menguasai empat tingkat dan Zara memiliki tiga tingkat, keduanya membuat kaum Hawa bersemangat dengan koleksi pakaian mereka. Uni-Qlo dari Jepang dan toko musik populer HMV juga membuka cabang di sana, bersama merek populer lain seperti Esprit, Mango dan Lacoste. Terletak tepat di atas stasiun MRT Somerset, 313@Somerset juga memiliki tiga tingkat basement yang diisi restoran, bar dan tempat makanan ringan, menawarkan pilihan yang memenuhi keragaman selera. Tepat di samping 313@Somerset, Orchard Central merupakan tambahan bagi jajaran mal baru. Mal ini merupakan mal vertikal tertinggi di Singapura, bagi pembelanja yang ingin bergaya dengan merek-merek Eropa, dari lingerie bsc sampai tas DZ. Lampu menerangi fasad depan toko pada malam hari, sebuah pemandangan tersendiri yang pasti akan menarik perhatian orang banyak.



VivoCity

VivoCity tampil sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Singapura yang menawarkan pengalaman holistik gaya hidup. Dengan bioskop multipleks terbesar, amphiteater di atap, lokasi yang dekat air dan gerbang ke Sentosa Island, VivoCity adalah tempat menyatunya gaya hidup, hiburan, ritel dan makanan internasional. Toko Gap pertama di wilayah Asia Tenggara buka di VivoCity, bersama dengan merek Eropa lain seperti Club Marc dan River Island. Keluarga dan anak-anak menghabiskan akhir pekan mereka di atas atap mal, menikmati percikan dari air, sedangkan stasiun monorel Sentosa Express penuh dengan penyuka pantai, siap menghabiskan hari di bawah terik matahari.



Haji Lane

Berpindah dari Orchard Road, Haji Lane menarik Anda dari hiruk-pikuk gaya belanja kosmopolitan menuju surga kecil yang terpencil tempat para hipster lokal dan fashionista berkumpul. Merek desainer lokal dan karya-karya seni berserakan di sepanjang jalur satu arah dengan ruko linier yang saling berhadapan, semuanya menyimpan desain unik karya perancang pemula. Sangat sering, ini adalah tempat inspirasi bagi mereka yang antikemapanan dan tempat belanja ideal bagi mereka yang mencari individualitas serta gaya. Dengan lebih dari 20 toko, Anda pasti akan menemukan harga karun di tempat favorit para mahasiswa seni lokal dan orang kreatif muda. Haji Lane membawa Anda kembali ke masa Singapura tempo dulu, menawarkan pengalaman belanja yang unik dengan suasana nostalgia. Banyak pasangan yang menjadikan tempat ini sebagai latar foto pranikah mereka.




Ann Siang Rd & Club St

Jika Anda tertarik akan mode terbaru, jangan lewatkan Ann Siang Road dan Club Street. Tempat perburuan kecil ini berada jauh ke dalam area Chinatown. Di sini anda akan menemukan berbagai merek lokal, seperti Asylum dan Style:Nordic. Dari luar, Anda akan merasakan eksotisme rumah toko dari masa sebelum perang yang dipertahankan demi daya tarik oriental masa lalu. Namun, jika Anda melangkah masuk toko, maka Anda akan melihat sebuah butik yang menawarkan kreasi dan desain lokal terbaik. Pengalaman belanja di sini sangat elegan dan penuh petualangan, perpaduan warisan tradisional China dengan penawaran gaya kontemporer.



Bugis Village

Bugis dikenal karena kesibukan manusianya dan lalu lintas padat tanpa akhir yang melaluinya. Menambah daftar kesibukan kawasan itu adalah Bugis Village, tempat berbelanja murah bagi penduduk lokal maupun turis. Dengan ratusan tenda kios di sepanjang ruko yang menjual pakaian, CD, jam tangan, tas dan aksesoris, Bugis Village bazaar belanja nomor satu di Singapura, di mana Anda dapat menemukan produk murah dan terjangkau. Kios-kios terpisah secara sempit, sehingga Anda harus lincah menyelip, aktivitas yang dapat menghidupkan pengalaman belanja. Ini adalah esensi Bugis Village - bising, lingkungan yang ramai oleh pembeli untuk melakukan tawar-menawar demi mendapatkan harga terbaik. Tidak jauh dari Bugis Village terdapat Iluma, pusat perbelanjaan sepuluh lantai yang baru saja dibuka dan tidak hanya fokus pada pengalaman belanja ritel, tetapi juga seni pertunjukan dan hiburan.

credit : yahoo.co.id
           

AngKatAn DaRaT KoRseL MiLiki JenDeraL WaniTa PerTamA

Angkatan Darat Korea Selatan memiliki tentara wanita pertama yang berpangkat Jenderal pada Kamis ketika seorang tentara wanita menerima kenaikan pangkatnya, kata Kementerian Pertahanan Korsel.
Kolonel Angkatan Darat Song Myung-soon dari kesatuan Kepala Staf Gabungan dinaikkan pangkatnya menjadi Brigadir Jenderal, menurut kementerian itu.

Militer Korsel pernah memiliki lima Jenderal sejak 2001, namun semuanya berasal dari korps perawat.
"Selama bertahun-tahun banyak senior saya yang bekerja keras untuk peningkatan kekuatan wanita dan kini akan ada lebih banyak kesempatan bagi sekitar 5.000 prajurit wanita di militer," kata Song kepada wartawan.

"Saya rasa promosi kenaikan pangkat ini adalah penghargaan bagi wanita lain yang akan menempuh jalan menuju kesuksesan dan terhadap upaya keras mereka," katanya.
Song yang berusia 52 tahun pernah ditugaskan di Korps Wanita Angkatan Darat pada 1981 setelah ia lulus dari Universitas Yeungnam dengan gelar sarjana di ilmu politik dan hubungan internasional, ia juga memiliki gelar di bidang keamanan nasional dari Universitas Kyonggi.

Ia kemudian mengabdi sebagai komandan pasukan khusus dan komandan batalion di Korps Wanita Angkatan Darat serta pernah menjalani karir di Komando Pasukan Gabungan.
Wanita pertama yang menjadi perwira tinggi berpangkat jenderal di Korea Selatan adalah Brigjen Yang Seung-sook, mantan Kepala Akademi Keperawatan Angkatan Bersenjata yang naik pangkat pada 2001 hingga kemudian pensiun pada 2004.

"Masih banyak wilayah bagi wanita untuk melatih kemampuannya di zaman pertempuran modern saat ini," kata Song. "Saya percaya bahwa wanita berseragam tidak hanya memiliki peran di tanah airnya sendiri namun juga di luar negeri," katanya.
"Pergantian jabatan hari ini adalah titik balik di dunia militer, saya rasa militer akan lebih mempertimbangkan untuk mempekerjakan tentara wanita di posisi yang tepat untuk menciptakan sinergi," kata Song.

credit : yahoo.co.id
            antara.com

SeRinG BeriStiRahaT BaHaYa BaGi WaniTa HamiL?

 

Merasa lelah dan berat membawa beban di perut memang kerap dikeluhkan para wanita yang tengah berbadan dua. Maka tak jarang kebanyakan dari mereka selalu ingin merebahkan diri di tempat tidur.
Namun studi baru yang dilakukan oleh seorang perawat mengungkapkan  bahwa terlalu banyak istirahat dan terlalu sering merebahkan diri di kasur ternyata berdampak negatif untuk wanita yang sedang hamil.
Judith Maloni, profesor di Frances Payne Bolton School of Nursing dari Case Western Reserve University, mengatakan kajian komprehensif ini dilakukan berdasarkan 70 bukti penelitian yang telah dimuat dalam artikel yang mengungkap apakah istirahat sehat untuk ibu atau bayi.

Terlalu banyak istirahat bagi mereka yang tengah hamil berisiko menyebabkan terjadinya kontraksi dini dan masalah kehamilan lainnya seperti tekanan darah tinggi, potensi pembekuan darah atau perdarahan, yang mungkin bisa dialami dalam beberapa hari atau beberapa bulan.
"Seiring waktu, yang tersisa dalam posisi istirahat dapat mengakibatkan hilangnya tulang dan atrofi otot," kata Maloni seperti dikutip dari Times of India.
Tak hanya itu, jika ibu hamil kurang beraktifitas dan lebih banyak melakukan kegiatan santai di tempat tidur selama hampir 24 jam sehari, juga berisiko memicu depresi, dan hal ini dikhawatirkan bisa menyebabkan kontraksi dini yang bisa mengakibatkan terjadinya kelahiran bayi prematur.

credit : yahoo.co.id
            vivanews.com

KedUa PeLatiH SamA-saMa MengeLuh StaDioN BiSinG

Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia Alfred Riedl dan pelatih tim Filipina Simon McMenemy sama-sama mengeluhkan suara bising yang ditimbulkan oleh penonton pada laga pertama semifinal di ajang Piala AFF 2010, Kamis (16/12) malam. "Suara bising dari penonton menyulitkan pemain berkomunikasi. Itulah sebabnya maka kiper Markus Horison dan Maman Abdurachman sempat salah paham saat mendapatkan serangan dari lawan," ujar Riedl seusai pertandingan.


Leg pertama semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut dihadiri lebih dari 70 ribu penonton sebagaimana diumumkan panitia penyelenggara. Sorak sorai disertai bunyi terompet memang membuat bising meski hal itu oleh kedua pelatih tetap hal wajar sebagai ekspresi dari dukungan yang diberikan penonton.

Simon McMenemy mengeluhkan hal serupa sehingga ia sendiri mendapat peringatan dari wasit Moradi Masoud Hasanalo dari Iran. Terutama, ketika ia berteriak-teriak memberikan instruksi dari sisi lapangan. "Suara bising itu sangat mengganggu komunikasi, tidak hanya saya, tapi juga antar pemain. Tidak mungkin saya berteriak pelan karena tak bisa didengar oleh pemain," ujar McMenemy.

Mengenai hasil kemenangan 1-0 yang dicapai timnas Indonesia, Alfred Riedl memandang sebagai modal positif untuk menghadapi laga kedua pada 19 Desember nanti. Diingatkannya, kemenangan itu adalah kemenangan Indonesia saat bermain di kandang lawan [baca: El Loco Perlebar Peluang Indonesia].

"Kemenangan ini sangat bagus karena dihitung sebagai kemenangan di kandang lawan, tapi kita belum sampai ke final. Kemenangan pada laga pertama memang sangat penting dan kemenangan ini dicapai karena para pemain kita jauh lebih aktif bermain," ujarnya.
Riedl mengakui postur pemain lawan (Filipina) jauh lebih baik dibanding pemain tim asuhannya sehingga agak kesulitan melakukan terobosan-terobosan dengan umpan panjang sehingga ia lebih banyak menginstruksikan menyerang dengan umpan-umpan pendek. Riedl juga mengakui di babak kedua tempo permainan agak menurun, namun ia membantah dikatakan para pemainnya bermasalah dengan stamina.
"Tempo permainan di babak kedua memang menurun, tapi kondisi fisik pemain tetap bugar. Kami lihat pemain Filipina juga menurunkan temponya, itu karena sama-sama kesulitan menembus gawang lawan," papar pelatih asal Austria itu. Menghadapi leg kedua saat Indonesia menjadi tuan rumah di tempat yang sama, Riedl tetap akan berupaya menciptakan kemenangan.

Sebaliknya, McMenemy mengaku masih yakin bisa memenangkan leg kedua. "Seperti kami katakan sebelumnya, pertandingan ini memang sulit bagi kami karena Indonesia memiliki semangat juang yang tinggi. Masih ada beberapa kesalahan yang harus kami perbaiki dan banyak kans yang kami dapat sehingga kami tetap optimis bisa memenangkan laga kedua nanti," ujarnya.

credit : yahoo.co.id
            liputan6.com

Minggu, 19 Desember 2010

UI MaSuK 15 BeSaR KamPuS TeRhijAu DuniA

Kampus Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, menduduki peringkat ke-15 (skor 6,875) Kampus Hijau Terbaik di dunia. Prestasi ini jelas membanggakan civitas akademika UI. Sebab, UI menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang mampu menempati posisi 15 besar dari 95 perguruan tinggi di dunia yang masuk dalam pemeringkatan tersebut. Demikian rilis Kepala Kantor Komunikasi UI Vishnyu Juwono yang diterima Liputan6.com, Kamis (16/12). Peringkat pertama diduduki Universitas California, Barkeley, Amerika Serikat (skor 8,213). Adapun posisi kedua diraih Universitas Nottingham, Inggris (skor 8,201) dan Universitas Northeastern, AS (skor 7,909) berada di urutan ketiga. Ini berdasarkan hasil riset dan survei yang dihimpun secara online oleh tim UI Green Metric kepada ribuan perguruan tinggi di dunia, pada Mei hingga November 2010.
Untuk diketahui, UI kembali melakukan inovasi di bidang lingkungan hidup dengan menyusun daftar pemeringkatan perguruan tinggi di dunia berdasarkan pengelolaan lingkungan hidup kampus, yaitu UI Green Metric Ranking of World Universities 2010. UI Green Metric adalah pemeringkatan perguruan tinggi yang pertama dan satu-satunya di dunia dengan menggunakan komitmen pengembangan infrastruktur kampus ramah lingkungan sebagai indikatornya.

UI Green Metric Ranking of World Universities 2010 secara resmi dikeluarkan pada 16 Desember 2010. Pemeringkatan ini menggunakan indikator pengembangan infrastruktur perguruan tinggi di dunia yang berorientasi pada kelestarian lingkungan hidup (kehijauan kampus), pemanfaatan ruang, efisiensi energi, penggunaan air, pengolahan limbah, dan sistem transportasi yang ramah lingkungan.
Rektor UI Prof. Dr. der Soz Gumilar R. Somantri mengatakan bahwa perguruan tinggi sebagai garda terdepan dalam menghasilkan generasi pemimpin masa depan memiliki tanggung jawab khusus untuk memimpin jalan dalam menangani masalah yang sangat nyata terkait krisis energi dan pemanasan global. Misalnya, perubahan iklim dan cuaca ekstrem, peningkatan permukaan air laut, kekurangan air, tekanan pada produksi pertanian dan perpindahan penduduk.

Melalui hasil pemeringkatan ini (UI Green Metric), menurut sang rektor, UI berharap dapat membantu masyarakat dunia dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan dan membantu untuk membawa perubahan pola hidup masyarakat dunia dalam menggunakan energi dan sumber daya alam yang semakin terbatas.
Adapun metodologi yang digunakan dalam pemeringkatan UI Green Metric, yaitu berdasarkan definisi parameter pengukuran kampus hijau yang dilandasi oleh tiga filosofi dasar, yakni enviroment, economic, dan equity (3Es). Bobot masing-masing indikator penilaian terdiri dari Statistik Kehijauan Kampus (24 persen), Pengelolaan Sampah (15 persen), Energi dan Perubahan Iklim (28 persen), Penggunaan Air (15 persen), dan Transportasi (24 persen).

Penentuan kriteria pemeringkatan ini juga didasari pada komitmen perguruan tinggi dalam mengembangkan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Baik dari segi kebijakan dan pengembangan infrastruktur kampus, profil perguruan tinggi dan profil zonasi lokasi perguruan tinggi tersebut (apakah berada di wilayah perkotaan, pinggiran kota, dan pedesaan), serta dipengaruhi oleh bagaimana perguruan tinggi tersebut memberdayakan energi, sumber daya alam, pengelolaan limbah secara tepat guna. Setelah memperoleh kriteria mendasar, penilaian dari tiap kampus kemudian dikonversikan dalam bentuk angka yang kemudian akan dijadikan skor final bagi tiap kampus.

Setelah sukses mencanangkan program Bike to Campus dan pembangunan perpustakaan dengan konsep Green Sustainable Development di lingkungan Kampus UI, dan relokasi pohon raksasa african baobab sebagai objek kegiatan riset, maka UI Green Metric merupakan bentuk kontribusi UI dalam memberikan referensi yang berkualitas dan komprehensif terkait pengembangan sistem infrastruktur kampus di dunia yang ramah lingkungan. Adapun Beberapa pemeringkatan yang sudah dipublikasikan, seperti THES, QS, Webometrics, Shanghai Jiao Tong dan HEEACT telah menjadi sumber referensi pengembangan kualitas perguruan tinggi kelas dunia.

credit : yahoo.co.id
            liputan6.com

FasTer ThaN 200 MPH

Whether you're behind the wheel of an outrageous sports car this holiday season or, like most of us, find yourself sprinting to find the shortest check-out aisle, chances are good you'll come to appreciate the importance of having the quickest top speed. Like little kids drawn to a toy store's display window, car enthusiasts of all ages are always drawn to the sparkling sheet metal and snarling engines of the world's fastest cars.

For this first round of flat-out speed demons, we've drawn up a list of the six fastest cars sold in North America. The rules are few, which seems only right when discussing cars built to breach 200 mph. All have to be street-legal, sold in the U.S., and available from a mainstream manufacturer. This meant excluding some pretty amazing vehicles, like the Hennessey Venom GT and Callaway SC606, along with exciting upstarts like the German-built Gumpert Apollo supercar. We'll get to these, and more, in a future story.

Choosing a winner was easy, since nothing short of a jet fighter delivers the performance of the top-speed champion in this list. Yet, more amazing is the fact that almost all the cars listed could be driven on a daily basis ñ even if doing so would probably make you the most generous contributor to your local Police Athletic League.

2011 Bugatti Veyron 16.4 Super Sport - 268 mph


Bugatti Veyron
Bugatti Veyron 16.4 Super Sport
You can do a lot of things with $10,075. But if you want to own the $2.7 million Bugatti Veyron 16.4 Super Sport, currently the fastest car in the world, that's about the price you'll pay for every mile-per-hour the car is capable of. The Veyron's astounding price tag is matched only by its outrageous top speed, a fully-documented and verified 268 mph. The 1,200-hp French-built Bugatti set the new standard in supercar bragging rights last summer, at the sprawling Ehra-Lessien test facility owned by the firm's parent company, Volkswagen. The Veyron Super Sport features larger turbochargers and intercoolers fitted to the quad-turbo W-16 engine. Additional bracing, extra cooling ducts and special aerodynamics are fitted to the Super Sport, so that safety and stability are not sacrificed for top speed.

2011 Ferrari 599 GTO - 208 mph


Ferrari 599GTO
Ferrari 599GTO
Any Ferrari is special, but not all can exceed 208 mph - and even fewer wear the brand's fabled GTO badge. The name was made famous by the original and stunningly beautiful 250 GTO, built from 1962-1964. When one comes up for auction, an original GTO is guaranteed to sell for millions of dollars. So consider the $450,000 you'll pay for the new 2011 Ferrari 599GTO a veritable bargain - at least compared to its classic predecessor. The new model's 661-hp 6-liter V-12 makes the 599 GTO the most powerful road-going Ferrari ever. Give it enough open road and the 599 GTO should exceed 208 mph, according to Ferrari. Being an Italian supercar, it looks quick even when standing still. Based on the 599 GTB, the GTO is 220 pounds lighter, thanks to the use of lightweight materials, including thinner glass than the standard car.

2011 Porsche 911 GT2 RS - 205 mph


Porsche 911 GT2 RS
Porsche 911 GT2 RS
There is a reason Porsche has kept itself busy for nearly five decades refining the 911 sports car. Each new model is packed with more performance, and the latest pinnacle is this, the 911 GT2 RS. This is the most powerful road-going Porsche ever built. The 620-hp 3.6-liter twin-turbo flat-6 engine has variable turbine geometry (VTG) and sends all of its power to the rear wheels. Forget the four-wheel-drive safety net of the 911 Turbo, the GT2 RS is as close as you can get to a racing Porsche that can be also used for a dash to the local mall. According to Porsche's statistics, which are routinely on the conservative side, the GT2 RS can sprint from zero to 60 mph in 3.4 seconds and reach a top speed of 205 mph. You better move fast, since only 135 copies of the GT2 RS, priced at $245,000, are headed to the U.S.

2011 Corvette ZR1 - 205 mph


Chevrolet Corvette ZR1
Chevrolet Corvette ZR1
The $110,750 Corvette ZR1 is the cheapest way to break into the 200-mph club. In the case of this snarling Chevy coupe, that would be an official top speed of 205 mph. Don't be fooled by an exterior that appears similar to the standard 430-hp Corvette. Under the ZR1's skin beats the heart of a 638-hp supercharged 6.2-liter V-8. The wild motor is visible to passersby, thanks to a clear hood scoop that announces exactly how potent this 'Vette truly is. The cabin is also a quantum leap forward from the plasticky Corvette interiors of a generation or two ago. It might lack some of the hand-craftsmanship of the other vehicles here, but the ZR1 has a sticker price that is less than half that of the competition; a fact that more than makes up for any lack of mahogany paneling or titanium switch knobs. The ZR1's trunk will even hold a week's worth of luggage.

2011 Bentley Continental Supersports - 204mph


Bentley Continental Supersports
Bentley Continental Supersports
The Bentley Continental Supersports is four-wheeled proof that refinement and luxury can go hand-in-hand with crushing performance. Despite weighing more than 5,000 pounds, and having a cabin that looks like it belongs in a Gulfstream business jet, the Continental Supersports can reach 204 mph. Credit the 621-hp turbocharged W-12 engine, which shares some of its mechanical lineage to the monster motor found in the Bugatti Veyron (both Bentley and Bugatti are owned by Volkswagen). The Bentley Continental Supersports is, you guessed it, the most powerful Bentley ever produced. Driven sedately, the Continental wafts along in unsurpassed quiet and comfort. Push the gas pedal, and the acceleration knocks you back and deep into the car's hand-stitched leather seats. Permanent four-wheel-drive helps keep all this power under control, as does agile steering and a suspension that can be tuned to favor either comfort or sporty driving.

2011 Lexus LFA - 202 mph


Lexus LFA
Lexus LFA
Lexus doesn't exactly spring to mind when thinking about incredible performance and jaw-dropping looks. We all know the Japanese brand can build high quality luxury vehicles of all shapes and sizes. But can Lexus actually take the fight to exotic cars? The Lexus LFA is the answer; and the result is a 202-mph supercar that looks like it jumped directly out of a video game. There is nothing subtle about the LFA, and not many soft edges to be found anywhere on the hyper-aggressive 2-door body. To keep weight down, the car is made out of three different types of lightweight carbon fiber. Not that the 560-bhp 4.8-liter V-10 engine mounted up front needs any extra help hurling the LFA down the road. Priced at $375,000, you could buy 11 Lexus IS sedans for the price of one LFA - and still have some cash left. Yet with only 500 scheduled to be built, the rarity and performance of the LFA ensure it legendary status amongst the sports car elite.

And for those who really don't like to wait...

The status that comes with owning one of the world's fastest cars isn't limited to only brand-new models. Just because you're lucky enough to afford one of the world's fastest exotic cars doesn't necessarily mean you'll manage to put one in your garage. Most of the cars on this list were sold out as soon as they were announced, usually in hushed tones, to well-heeled buyers. However, recently discontinued supercars, like the Mercedes-Benz SLR McLaren and Lamborghini LP670 SV, might no longer be brand new, but still look phenomenal and easily exceed the 200-mph mark. The SLR McLaren can hit 207 mph, while the Lamborghini touches 209 mph.

Mercedes-Benz SLR McLaren & Ferrari Enzo


Opting for a gently-used Ferrari Enzo, which is capable of 218 mph, versus the 599 GTO also doesn't strike us as much of a sacrifice. Produced from 2002 to 2004, the Enzo was Ferrari's flagship supercar. The same holds true for the Porsche Carrera GT, a carbon-fiber masterpiece produced from 2004 to 2006. This super-Porsche could hit 205 mph. Yet for many purists, nothing can top the McLaren F1. With seating for three (the driver sits in the middle of the car) the McLaren F1 is capable of 231 mph - with the rev limiter in place, of course. For many, the F1 remains the supercar to beat even if the Bugatti has since captured the title for world's fastest car.

credit : yahoo.com